"An Infamous Army" oleh Georgette Heyer menggambarkan peristiwa seputar pertempuran Waterloo, dengan fokus pada dinamika sosial era Kabupaten. Kisah ini berkisar pada protagonis yang bersemangat dan jenaka, termasuk Henrietta yang tekun dan berkemauan keras, yang terlibat dalam intrik militer dan romantis saat itu. Penggambaran yang cermat dari kedua tokoh historis dan fiksi menciptakan permadani kehidupan yang kaya selama momen penting dalam sejarah ini.
Heyer dengan mahir menjalin romansa ke dalam narasi, kontras dengan realitas perang yang keras dengan elemen -elemen yang lebih ringan dari pacaran dan interaksi karakter. Hubungan dan interaksi antar karakter mencerminkan norma -norma sosial dan harapan awal abad ke -19, memberi para pembaca rasa waktu dan budaya yang jelas.
Secara keseluruhan, "An Infamous Army" menggabungkan penelitian sejarah yang cermat dengan bercerita yang menyenangkan, menampilkan kemampuan Heyer untuk membuat plot yang menarik yang dipenuhi dengan humor, drama, dan romansa. Gaya dan perhatiannya yang khas terhadap detail membuat novel ini menjadi bacaan yang menarik bagi mereka yang tertarik pada sejarah dan kisah cinta.