Benjamin Disraeli adalah seorang negarawan dan novelis Inggris terkemuka yang menjabat sebagai Perdana Menteri dua kali pada abad ke-19. Ia lahir di London pada tahun 1804 dari keluarga Yahudi dan kemudian masuk Kristen. Karier Disraeli dimulai di bidang politik, di mana ia mengembangkan reputasi sebagai pembicara yang fasih dan pendebat yang terampil. Ia berperan penting dalam memodernisasi Partai Konservatif dan dikenal karena kepribadiannya yang menawan serta kecerdasan politiknya. Disraeli juga terkenal atas kontribusi sastranya, setelah menulis beberapa novel yang mencerminkan gagasan politik dan kritik sosialnya. Karya-karyanya sering mengeksplorasi tema perjuangan kelas dan identitas nasional, dan ia dikenal dengan gaya penulisannya yang khas. Melalui sastra, Disraeli mengungkapkan visinya untuk Inggris dan kerajaannya, menganjurkan identitas nasional yang kuat dan ekspansi kekaisaran. Sepanjang karir politiknya, Disraeli memperjuangkan kepentingan kelas pekerja sekaligus mendukung aristokrasi, menunjukkan komitmen gandanya terhadap reformasi sosial dan nilai-nilai tradisional. Kebijakan luar negerinya ditandai dengan pendekatan yang tegas, khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan Kerajaan Inggris. Warisan Disraeli dikenang karena pengaruh signifikannya terhadap politik dan sastra Inggris pada masanya.
Benjamin Disraeli adalah seorang negarawan dan novelis Inggris terkemuka yang menjabat sebagai Perdana Menteri dua kali pada abad ke-19. Ia lahir di London pada tahun 1804 dari keluarga Yahudi dan kemudian masuk Kristen. Karier Disraeli dimulai di bidang politik, di mana ia mengembangkan reputasi sebagai pembicara yang fasih dan pendebat yang terampil. Ia berperan penting dalam memodernisasi Partai Konservatif dan dikenal karena kepribadiannya yang menawan serta kecerdasan politiknya.
Disraeli juga terkenal atas kontribusi sastranya, setelah menulis beberapa novel yang mencerminkan gagasan politik dan kritik sosialnya. Karya-karyanya sering mengeksplorasi tema perjuangan kelas dan identitas nasional, dan ia dikenal dengan gaya penulisannya yang khas. Melalui sastra, Disraeli mengungkapkan visinya untuk Inggris dan kerajaannya, menganjurkan identitas nasional yang kuat dan ekspansi kekaisaran.
Sepanjang karir politiknya, Disraeli memperjuangkan kepentingan kelas pekerja sekaligus mendukung aristokrasi, menunjukkan komitmen gandanya terhadap reformasi sosial dan nilai-nilai tradisional. Kebijakan luar negerinya ditandai dengan pendekatan yang tegas, khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan Kerajaan Inggris. Warisan Disraeli dikenang karena pengaruh signifikannya terhadap politik dan sastra Inggris pada masanya.