Brigham Young adalah pemimpin terkemuka dalam sejarah awal Gereja Mormon dan memainkan peran penting dalam ekspansi Amerika Serikat ke arah barat. Setelah Joseph Smith, pendiri Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, dibunuh, Young menjadi pemimpin baru dan membimbing gereja melalui masa yang penuh tantangan. Dia memimpin ribuan Orang Suci Zaman Akhir ke Lembah Salt Lake di Utah saat ini, di mana mereka membangun komunitas yang berkembang. Kepemimpinan dan visinya membantu menciptakan penyelesaian yang aman dan sejahtera bagi para pengikutnya. Sebagai gubernur Wilayah Utah, Young menerapkan kebijakan yang mendorong pembangunan pertanian dan infrastruktur, sekaligus menjalin hubungan yang kompleks dengan pemerintah federal. Dia berperan penting dalam membangun wilayah Utah dan pemerintahannya, dan dia bekerja tanpa kenal lelah untuk meningkatkan kesejahteraan para pemukim. Komitmennya terhadap pendidikan dan kesejahteraan sosial terlihat dari pendirian sekolah dan lembaga yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat. Meskipun terdapat kontroversi dan pertentangan, khususnya mengenai poligami, pengaruh dan warisan Young tetap signifikan dalam sejarah Amerika. Kemampuannya memimpin migrasi massal dan menciptakan pemukiman abadi di Barat menunjukkan kualitas kepemimpinannya yang kuat. Saat ini, Brigham Young dikenang sebagai tokoh kunci dalam pendirian Mormonisme di Amerika, yang membentuk kerangka keagamaan dan pola pemukiman di Barat.
Brigham Young adalah pemimpin penting dalam Gereja Mormon setelah kematian pendirinya, Joseph Smith. Dia membimbing orang-orang Mormon awal ke Lembah Salt Lake, membangun komunitas yang berkembang.
Sebagai gubernur Wilayah Utah, Young menerapkan kebijakan signifikan yang meningkatkan pertanian dan infrastruktur sekaligus mengelola hubungan dengan pemerintah federal.
Warisannya ditandai dengan keberhasilannya dalam memimpin migrasi dan pembangunan komunitas serta kontroversi seputar praktiknya, yang membentuk sejarah Mormon dan Amerika Barat.