📖 Erich Maria Remarque

🌍 Jerman  |  👨‍💼 Penulis

🎂 June 22, 1898  –  ⚰️ September 25, 1970
Erich Maria Remarque adalah seorang penulis Jerman yang terkenal karena tulisannya yang menyentuh tentang pengalaman para prajurit selama Perang Dunia I. Lahir pada tahun 1898, ia bertugas di tentara Jerman dan sangat terpengaruh oleh kengerian perang, yang kemudian memengaruhi karyanya yang paling terkenal, "All Quiet on the Western Front." Novel ini menawarkan pesan anti-perang yang kuat dan menyoroti trauma yang dihadapi para prajurit muda, serta menangkap luka fisik dan psikologis yang mereka alami. Setelah perang, Remarque menghadapi tantangan dalam karier menulisnya, terutama di bawah kebangkitan rezim Nazi, yang menentang tema dan pesannya. Ia melarikan diri dari Jerman pada tahun 1930-an, menetap di Amerika Serikat, dan terus menghasilkan karya-karya yang seringkali mencerminkan perjuangan individu dalam menghadapi pergolakan masyarakat. Gaya narasinya dan kemampuannya menyampaikan pengalaman emosional yang mendalam membuatnya mendapatkan pengakuan internasional. Warisan Remarque terus bergema, seiring dengan wawasannya mengenai dampak perang dan kerugian yang masih relevan hingga saat ini. Eksplorasinya terhadap kondisi manusia melalui kacamata konflik telah menjadikannya tokoh penting dalam sastra, memastikan bahwa pelajaran dari pengalamannya diingat dan dipertimbangkan dalam diskusi tentang perang dan perdamaian. Erich Maria Remarque lahir pada tanggal 22 Juni 1898 di Osnabrück, Jerman. Ia mengalami sendiri trauma Perang Dunia I sebagai seorang tentara, yang sangat mempengaruhi tulisannya. Karyanya yang paling terkenal, “All Quiet on the Western Front,” yang diterbitkan pada tahun 1929, menggambarkan realitas brutal perang dan akibatnya, membuatnya mendapatkan pujian kritis dan menjadikannya sebagai tokoh sastra yang signifikan dalam subjek tersebut. Karir sastra Remarque terus berlanjut meskipun ada tantangan di Nazi Jerman, saat ia melarikan diri ke Amerika Serikat. Tema-tema kehilangan dan dampak konfliknya masih dipelajari dan diapresiasi secara luas, memastikan tempatnya dalam sejarah sastra.