James K.A. Smith adalah seorang filsuf dan teolog terkemuka yang dikenal karena karyanya dalam budaya kontemporer dan persimpangannya dengan agama Kristen. Dia telah fokus pada bagaimana liturgi dan praktik membentuk identitas dan keinginan kita dalam konteks budaya. Pendekatannya menekankan bahwa praktik -praktik kami sangat mempengaruhi siapa kita, mendesak evaluasi ulang tentang bagaimana ibadat Kristen dan kehidupan komunitas menginformasikan keberadaan kita sehari -hari. Tulisan -tulisan Smith sering mengkritik konsumerisme dan ekonomi perhatian, berdebat untuk keterlibatan yang lebih disengaja dan transformatif dengan iman. Melalui buku dan esainya, Smith mengeksplorasi konsep -konsep seperti pembentukan budaya dan pentingnya kebiasaan dalam kehidupan Kristen, membuat ide -ide filosofis dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas. Dia percaya bahwa gereja memainkan peran penting dalam membentuk narasi budaya yang mendominasi masyarakat. Dengan menumbuhkan praktik yang berakar pada ajaran Kristen, Smith mengadvokasi tandingan narasi terhadap pandangan dunia sekuler yang berlaku, menyoroti pentingnya pemuridan yang disengaja. Selain kontribusi filosofisnya, Smith adalah pendidik yang diakui, secara aktif terlibat dalam akademisi. Dia sering terlibat dengan siswa dan publik melalui kuliah dan diskusi, membuat ide -ide kompleks menyenangkan. Pendekatan interdisiplinernya menjembatani filsafat, teologi, dan kritik budaya, menjadikannya suara yang signifikan dalam diskusi kontemporer tentang iman, budaya, dan identitas. Melalui karyanya, Smith mengundang pembaca untuk mempertimbangkan bagaimana cara hidup dan beribadah mereka dapat mencerminkan kebenaran yang lebih dalam dari kepercayaan mereka.
Tidak ada rekaman yang ditemukan.