Margaret Thatcher, sering disebut sebagai "Wanita Besi", menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris dari tahun 1979 hingga 1990. Dia adalah wanita pertama yang memegang posisi ini dan menjadi tokoh sentral dalam politik Inggris dan global. Thatcher dikenal karena kebijakan konservatifnya yang kuat, yang menekankan prinsip pasar bebas, deregulasi, dan pengurangan kekuatan serikat pekerja. Kepemimpinannya ditandai dengan sikap tegasnya terhadap Uni Soviet dan komitmennya untuk memperkuat perekonomian Inggris. Selama masa jabatannya, Thatcher menerapkan beberapa reformasi signifikan, termasuk pemotongan pajak, privatisasi industri milik negara, dan pengurangan belanja pemerintah. Kebijakan-kebijakan ini memicu dukungan dan kontroversi, karena dianggap mampu merevitalisasi perekonomian Inggris namun juga dikritik karena menyebabkan peningkatan kesenjangan sosial. Masa jabatannya menyaksikan perubahan dalam lanskap politik, dengan Partai Konservatif menjadi kekuatan dominan dalam politik Inggris. Warisan Thatcher sangatlah kompleks; Meskipun ia dipuji atas perannya dalam mentransformasi perekonomian Inggris dan kontribusinya terhadap berakhirnya Perang Dingin, ia juga menghadapi reaksi keras atas kebijakan sosialnya dan dampak strategi ekonominya terhadap berbagai komunitas. Pengaruhnya terus terasa dalam politik kontemporer, menjadikannya salah satu tokoh paling ikonik di abad ke-20.
Margaret Thatcher lahir pada 13 Oktober 1925, di Grantham, Inggris, dan menempuh pendidikan di Somerville College, Oxford. Dia awalnya dilatih sebagai ilmuwan sebelum memasuki dunia politik, di mana dia dengan cepat naik pangkat di Partai Konservatif.
Keyakinan kuat dan retorika persuasif Thatcher membuatnya mendapatkan rasa hormat dan loyalitas dari banyak pendukung, namun juga menjadikannya sosok yang terpolarisasi. Bahkan setelah meninggalkan jabatannya, ia tetap aktif dalam kehidupan publik, menawarkan wawasannya mengenai politik dan ekonomi global.
Sepanjang kariernya, fokus Thatcher pada individualisme dan tanggung jawab pribadi menuai kekaguman sekaligus kritik, membentuk gerakan konservatif modern di Inggris dan menginspirasi para pemimpin di seluruh dunia.