Martha Washington memainkan peran penting dalam sejarah Amerika sebagai istri George Washington, Presiden pertama Amerika Serikat. Lahir dari keluarga kaya di perkebunan Virginia, dia menikah dengan Daniel Parke Custis di usia muda, tetapi dia meninggal dalam usia muda, meninggalkannya sebagai janda dengan dua anak. Pernikahan Martha dengan George pada tahun 1759 menandai titik balik penting dalam hidupnya. Dia mengelola perkebunan mereka di Mount Vernon, menjadi manajer yang mahir dan berkontribusi terhadap kekayaan keluarga. Sebagai Ibu Negara, Martha Washington mengambil peran unik. Dia mendukung suaminya selama Revolusi Amerika, sering menjadi tuan rumah bagi tentara di rumah mereka dan menyediakan perbekalan untuk pasukan. Kehadirannya dalam kehidupan publik belum pernah terjadi sebelumnya, karena ia mengubah peran Ibu Negara menjadi fokus pada tugas-tugas sosial dan politik, sehingga menjadi preseden bagi mereka yang akan menduduki peran tersebut di masa depan. Warisan Martha lebih dari sekadar kontribusinya sebagai pasangan yang suportif. Dia adalah seorang pemimpin yang kuat, mengadvokasi kesejahteraan tentara dan keluarga mereka dan menjadi simbol ketahanan selama masa-masa sulit. Kehidupannya mencerminkan kompleksitas seorang perempuan yang menavigasi lanskap sosial dan politik di masa awal Amerika, menjadikannya tokoh sejarah yang penting.
Martha Washington dilahirkan dalam keluarga terkemuka di Virginia dan menjadi terkenal sebagai istri George Washington.
Dia memainkan peran penting selama Revolusi Amerika, memberikan dukungan dan sumber daya untuk Angkatan Darat Kontinental.
Kontribusi Martha melampaui masa kepresidenan suaminya, ketika ia menetapkan peran publik baru bagi perempuan dalam masyarakat Amerika.