Matthew Henry adalah seorang pendeta dan penulis Presbiterian Inggris terkemuka, yang terkenal karena komentarnya yang mendalam tentang Alkitab. Lahir pada tahun 1662, ia mengabdikan hidupnya untuk mempelajari kitab suci, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keilmuan alkitabiah. Karyanya yang paling terkenal, "Matthew Henry's Commentary on the Whole Bible," memberikan wawasan dan refleksi terperinci pada setiap kitab dalam Alkitab, membantu pembaca untuk memahami implikasi spiritual dan moral dari teks tersebut. Komentar Henry menonjol karena kejelasan dan kedalaman teologisnya, sehingga dapat diakses baik oleh orang awam maupun cendekiawan. Ia menekankan pentingnya penerapan praktis ajaran Alkitab dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mempengaruhi banyak individu dan pendeta. Tulisan-tulisannya tidak hanya mencerminkan wawasan teologisnya tetapi juga menunjukkan hasratnya dalam berkhotbah dan mengajar. Meskipun kematiannya pada tahun 1714, karya-karya Matthew Henry terus digunakan secara luas dan dihormati di kalangan Kristen, menyoroti pengaruhnya yang bertahan lama terhadap pembelajaran dan penafsiran Alkitab. Komitmennya terhadap firman Tuhan dan kemampuannya mengkomunikasikan ide-ide kompleks dengan cara yang dapat dimengerti tetap berpengaruh hingga saat ini.
Matthew Henry adalah seorang pendeta dan penulis Presbiterian Inggris terkemuka, yang terkenal karena komentarnya yang mendalam tentang Alkitab.
Karyanya yang paling terkenal, "Matthew Henry's Commentary on the Whole Bible," memberikan wawasan dan refleksi terperinci pada setiap kitab dalam Alkitab, membantu pembaca untuk memahami implikasi spiritual dan moral dari teks tersebut.
Meskipun kematiannya pada tahun 1714, karya-karya Matthew Henry terus digunakan secara luas dan dihormati di kalangan Kristen, menyoroti pengaruhnya yang bertahan lama terhadap pembelajaran dan penafsiran Alkitab.