Muriel Rukeyser adalah seorang penyair dan aktivis politik Amerika terkemuka yang terkenal karena tulisannya yang kuat dan sadar sosial. Ia lahir pada tahun 1913 di New York City dan menerbitkan buku puisi pertamanya, "Theory of Flight," pada usia 21 tahun. Karya Rukeyser sering mengangkat tema keadilan sosial, feminisme, dan dampak perang, yang mencerminkan kepeduliannya yang mendalam terhadap kemanusiaan dan lingkungan. Puisinya dicirikan oleh gambaran yang kuat, kedalaman emosi, dan komitmen untuk menggunakan bahasa sebagai sarana perubahan sosial. Sepanjang karirnya, Rukeyser terinspirasi oleh peristiwa sejarah penting dan pengalaman pribadi. Karyanya yang paling terkenal, "The Book of the Dead," didasarkan pada bencana pertambangan di West Virginia, yang memadukan narasi kesedihan dan kehilangan dengan komentar yang lebih luas tentang eksploitasi industri. Rukeyser berusaha memberikan suara kepada komunitas yang terpinggirkan dan sering menulis tentang pengalaman perempuan dan pekerja, menantang norma-norma masyarakat dan mengadvokasi kesetaraan yang lebih besar. Selain puisinya, Rukeyser berkontribusi pada berbagai kegiatan sosial dan terlibat dalam gerakan feminis. Dia mengajar di beberapa universitas dan membimbing banyak calon penyair, meninggalkan warisan abadi yang melampaui karya tulisnya. Komitmen Rukeyser terhadap aktivisme dan gaya puisi inovatifnya mengukuhkannya sebagai tokoh penting dalam sastra Amerika abad ke-20, yang memengaruhi penulis generasi masa depan.
Muriel Rukeyser adalah seorang penyair dan aktivis politik Amerika terkemuka yang terkenal karena tulisannya yang kuat dan sadar sosial.
Ia dilahirkan pada tahun 1913 di New York City dan menerbitkan buku puisi pertamanya, "Theory of Flight," pada usia 21 tahun.
Puisinya sering mengangkat tema keadilan sosial, feminisme, dan dampak perang, yang mencerminkan kepeduliannya yang mendalam terhadap kemanusiaan dan lingkungan.