Nikos Kazantzakis adalah seorang penulis, filsuf, dan dramawan Yunani terkenal, yang dikenal karena beragam karyanya yang mencakup novel, esai, dan drama. Kontribusi sastranya seringkali mengeksplorasi tema-tema eksistensial, merefleksikan kondisi manusia dan perjuangan mencari makna. Kazantzakis terkenal karena "Zorba si Yunani", yang menangkap semangat kehidupan melalui kisah Zorba dan refleksi filosofisnya, menyoroti kontras antara akal dan nafsu. Selain "Zorba si Yunani", Kazantzakis menulis "The Last Temptation of Christ", sebuah novel kontroversial yang menyajikan kisah imajinatif tentang kehidupan Yesus dan konflik internalnya. Karya ini menggali hakikat iman, keraguan, dan ketuhanan, mendorong batas-batas narasi keagamaan tradisional. Pendekatan inovatif dan wawasannya yang mendalam terhadap spiritualitas dan moralitas telah memberinya tempat penting dalam sastra dunia. Gaya sastra Kazantzakis dicirikan oleh gambaran yang jelas dan bakat puitis, yang meningkatkan kedalaman emosional narasinya. Keterlibatannya dengan tema-tema seperti kebebasan, penderitaan, dan pencarian kebenaran bergema di kalangan pembaca lintas budaya. Sepanjang hidupnya, Kazantzakis menerima banyak penghargaan atas tulisannya, memperkuat warisannya sebagai salah satu tokoh sastra paling berpengaruh di Yunani.
Nikos Kazantzakis adalah seorang penulis Yunani terkemuka yang dikenal karena beragam karya sastranya, termasuk novel, esai, dan drama.
Ia dikenal luas karena mengeksplorasi tema-tema eksistensial yang mendalam, khususnya perjuangan manusia untuk mendapatkan makna dan spiritualitas.
Selain bukunya yang paling terkenal, "Zorba the Greek", ia juga menulis "The Last Temptation of Christ", yang menantang narasi keagamaan tradisional melalui penggambaran fiksi Yesus Kristus.