Richard Bauckham adalah seorang sarjana Alkitab terkemuka yang dikenal karena karyanya yang luas tentang Perjanjian Baru dan Kekristenan awal. Dia telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam studi Injil, khususnya Injil Yohanes, di mana dia menekankan pentingnya kesaksian saksi mata dalam pembentukan teks. Bauckham berpendapat bahwa para penulis Injil sangat dipengaruhi oleh mereka yang menyaksikan secara langsung peristiwa-peristiwa yang mereka gambarkan, sehingga memberikan perspektif unik mengenai kredibilitas dan asal usul narasi Perjanjian Baru. Selain karyanya mengenai Injil, Bauckham juga mengeksplorasi tema-tema ingatan, konteks sejarah, dan keterkaitan antara iman dan sejarah. Penelitiannya sering kali menyoroti peran komunitas Kristen mula-mula dalam melestarikan dan menyebarkan kepercayaan dan pengalaman mereka. Fokus pada ingatan komunitas ini menantang gagasan konvensional mengenai keakuratan sejarah, yang menunjukkan bahwa ingatan kolektif membentuk narasi keagamaan dari waktu ke waktu. Beasiswa Bauckham tidak hanya memberi informasi pada wacana akademis namun juga membuat studi alkitabiah lebih mudah diakses oleh khalayak awam. Wawasannya terhadap dimensi historis dan teologis Perjanjian Baru terus diterima oleh para sarjana dan orang percaya, menjadikannya tokoh penting dalam studi Alkitab kontemporer.
Richard Bauckham adalah tokoh penting dalam keilmuan alkitabiah dan berfokus pada Perjanjian Baru dan Kekristenan awal sepanjang kariernya.
Karyanya menekankan peran kesaksian saksi mata dalam pembentukan narasi Injil, khususnya menyoroti hubungan antara penulis Injil dan mereka yang mengalami peristiwa tersebut secara langsung.
Penelitian Bauckham telah memperluas pemahaman tentang ingatan Kristen mula-mula dan dampaknya terhadap tradisi teologis, menjadikan kontribusinya penting dalam komunitas akademis dan agama.