Dia mendengus; dia merasa lega karena dia tidak akan mengomelinya lebih jauh tentang Tor yang Adil, yang mungkin tidak terlalu membosankan jika dia bisa menahan Notherner selama sembilan hari dan membuat lubang di perbukitan.

Dia mendengus; dia merasa lega karena dia tidak akan mengomelinya lebih jauh tentang Tor yang Adil, yang mungkin tidak terlalu membosankan jika dia bisa menahan Notherner selama sembilan hari dan membuat lubang di perbukitan.


(He grunted; she recognized it as relief that she wasn't going to nag him further about Tor the Just, who probably wasn't that boring if he could hold off the Notherners for nine days and melt a hole in the hills.)

πŸ“– Robin McKinley

🌍 Amerika  |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Pengarang

(0 Ulasan)

Dalam ceritanya, para karakter menghadapi situasi tegang yang melibatkan Tor the Just, yang telah menahan Notherners selama sembilan hari yang mengesankan. Satu karakter merasa lega ketika karakter lain memutuskan untuk tidak melanjutkan topik ini lebih jauh, yang menunjukkan saling pengertian dan persahabatan tak terucapkan di antara mereka.

Kelegaan ini menunjukkan bahwa meskipun Tor mungkin tampak tidak menarik bagi sebagian orang, tindakannya mencerminkan keberanian dan kemampuan yang signifikan. Penyebutan "melelehnya lubang di perbukitan" mengisyaratkan prestasi luar biasa yang ia mampu lakukan, meningkatkan statusnya di mata orang-orang yang mengakui beratnya usahanya melawan musuh-musuh mereka.

Page views
191
Pembaruan
Juli 08, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.