Jika tidak ada kebaikan dalam diri manusia, umat manusia akan tetap dibatasi untuk berjalan melintasi sabana di suatu tempat di Bumi, menyaksikan gajah berkuasa, atau spesies lain yang lebih berbelas kasih.

Jika tidak ada kebaikan dalam diri manusia, umat manusia akan tetap dibatasi untuk berjalan melintasi sabana di suatu tempat di Bumi, menyaksikan gajah berkuasa, atau spesies lain yang lebih berbelas kasih.


(If there were no goodness in people, mankind would still be confined to loping across a Savannah somewhere on Earth, watching the elephants rule, or some other more compassionate species.)

📖 Orson Scott Card

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Penulis

(0 Ulasan)

Kutipan tersebut menunjukkan bahwa kemajuan dan peradaban manusia pada dasarnya terkait dengan kebaikan yang melekat dalam diri manusia. Tanpa kebaikan ini, umat manusia akan stagnan, hidup dalam keadaan primitif, seperti halnya hominid awal. Hal ini menyiratkan bahwa sifat-sifat seperti kasih sayang, kerja sama, dan moralitas sangat penting untuk kemajuan dan kesuksesan suatu spesies.

Referensi untuk menyaksikan “gajah berkuasa” menyoroti gagasan bahwa, di dunia tanpa hukum tanpa kebaikan, spesies yang lebih dominan atau agresif akan menang. Hal ini menggarisbawahi pentingnya altruisme dan empati dalam membentuk masyarakat dan budaya manusia, yang mendorong pemahaman dan pertumbuhan, bukan sekedar kelangsungan hidup.

Page views
290
Pembaruan
Oktober 30, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.