Umat Islam telah kembali ke alam semesta yang statis dan tidak berubah serta kekuasaan yang mengendalikan. Mereka telah lepas dari tanggung jawab kebebasan. Kehidupan umat Islam mengalami stagnasi selama enam abad karena umat Islam tidak lagi mengetahui bahwa individu mengendalikan diri mereka sendiri dan bertanggung jawab atas tindakan mereka sendiri dan kehidupan mereka sendiri dan atas dunia manusia yang mereka buat.
(Moslems had gone back to the static, changeless universe and the controlling Authority. They had escaped from the responsibility of freedom. Moslem life was stagnant for six centuries because Moslems no longer knew that individuals control themselves and are responsible for their own acts and their own lives and for the human world they make.)
Kutipan tersebut mencerminkan stagnasi sejarah dalam masyarakat Muslim yang diakibatkan oleh kembalinya pandangan yang tetap dan tidak berubah tentang alam semesta dan ketergantungan pada otoritas pusat. Pergeseran ini menyebabkan hilangnya kebebasan dan tanggung jawab pribadi, karena individu menjadi terputus dari keyakinan bahwa mereka bertanggung jawab atas kehidupan dan tindakan mereka sendiri.
Penulisnya, Rose Wilder Lane, berpendapat bahwa penarikan diri dari otonomi individu mengakibatkan kurangnya kemajuan dalam komunitas-komunitas ini selama enam abad. Tidak adanya akuntabilitas pribadi dan kesadaran bahwa manusia membentuk realitas mereka sendiri berkontribusi terhadap stagnasi yang meluas dalam kehidupan umat Islam pada periode tersebut.