Satu-satunya cara untuk membuat saya mengantre selama setengah jam untuk membeli segulung benang, atau membuat saya menghabiskan enam minggu untuk mendapatkan prangko di atas kertas ketika saya ingin mengendarai mobil, adalah dengan menggunakan energi orang-orang yang sebaliknya akan membuat lebih banyak benang dan lebih banyak mobil.
(The only way to make me stand in line for half an hour to buy a spool of thread, or to make me spend six weeks in getting stamps on paper when I want to drive a car, is to use the energy of persons who otherwise would be making more thread and more cars.)
Dalam bukunya “The Discovery Of Freedom,” Rose Wilder Lane membahas bagaimana inefisiensi proses birokrasi dapat menyia-nyiakan energi dan sumber daya manusia yang berharga. Dia berpendapat bahwa waktu yang dihabiskan untuk mengantri atau berurusan dengan birokrasi akan mengurangi aktivitas produktif, seperti membuat barang seperti benang dan mobil. Analogi ini menyoroti rasa frustrasi yang dirasakan individu ketika dihadapkan pada hambatan yang tidak perlu yang dilakukan oleh pihak berwenang.
Lane menekankan bahwa dampak sebenarnya dari inefisiensi tersebut tidak hanya terletak pada waktu yang hilang namun juga potensi kontribusi yang dapat diberikan oleh individu tersebut kepada masyarakat. Dengan menggunakan energi mereka untuk tugas-tugas sepele dan bukannya pekerjaan produktif, pihak berwenang menghambat inovasi dan pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya melemahkan kebebasan yang seharusnya tersedia bagi semua orang.