Tidak ada waktu yang terbuang, tidak ada waktu yang terbuang untuk istirahat atau bermain. Kehidupan bumi muncul dengan terburu-buru di musim semi.
(There was no time to lose, no time to waste in rest or play. The life of the earth comes up with a rush in the springtime.)
Dalam "Farmer Boy", Laura Ingalls Wilder menekankan pentingnya dan vitalitas kehidupan selama musim semi. Derasnya pertumbuhan dan pembaharuan alam menandakan masa kerja keras dan produktivitas di pertanian, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk bersantai. Setiap musim semi, bumi terbangun, dan bersamaan dengan itu muncullah tanggung jawab untuk memelihara tanaman dan hewan untuk tahun depan yang subur.
Kutipan tersebut mencerminkan etos kerja yang kuat, yang menunjukkan bahwa musim menentukan ritme kehidupan di pertanian. Dengan datangnya musim semi, kebutuhan akan tindakan menjadi sangat penting, dan penundaan apa pun dapat menghambat keberhasilan usaha pertanian. Gambaran ketekunan ini menggarisbawahi hubungan antara siklus musiman dan gaya hidup pertanian.