Kita semua, umumnya, simetris: semut, gajah, singa, ikan, bunga, daun. Tapi dia adalah pohon. Tidak ada yang mengharapkan pohon sama sekali simetris.
(We are all, generally, symmetrical: ants, elephants, lions, fish, flowers, leaves. But she was a tree. No one expects a tree to be symmetrical at all.)
"The Color Master: Stories" karya AIMEE BENDER mengeksplorasi tema simetri di alam, menyoroti bagaimana sebagian besar makhluk hidup, dari semut hingga gajah, menampilkan karakteristik simetris. Simetri ini adalah harapan umum di dunia alami, memberikan rasa ketertiban dan keakraban. Namun, Bender memperkenalkan perspektif unik dengan sosok pohon, yang menentang harapan simetri ini. Pohon sering tumbuh dengan cara yang tidak teratur dan asimetris, membuatnya menonjol di ranah bentuk alami.
Saran bahwa "tidak ada yang mengharapkan pohon menjadi simetris sama sekali" menggarisbawahi gagasan bahwa alam dapat merangkul ketidaksempurnaan dan keunikan. Dalam konteks ini, pohon melambangkan individualitas dan penerimaan asimetri sebagai kejadian alami. Karya Bender mengundang pembaca untuk menghargai keindahan yang ditemukan dalam asimetri dan beragam bentuk kehidupan, mendorong refleksi yang lebih dalam tentang bagaimana kita memahami tatanan dan penyimpangan alam.