Dalam "Selasa dengan Morrie," Mitch Albom berbagi pelajaran hidup yang berharga dari waktu yang dihabiskan bersama mantan profesornya, Morrie Schwartz. Satu wawasan mendalam menekankan pentingnya memberikan waktu dan kebaikan kepada orang lain, menunjukkan bahwa tindakan semacam itu dapat membawa rasa pemenuhan dan kesehatan. Morrie percaya bahwa membuat seseorang tersenyum, terutama ketika mereka merasa sedih, sangat memelihara jiwa dan mengarah pada rasa kesejahteraan yang tulus.
Morrie juga mencatat bahwa tindakan altruistik, yang berasal dari hati, meminimalkan perasaan tidak puas dan iri. Ketika individu fokus pada apa yang dapat mereka tawarkan daripada apa yang tidak mereka miliki, mereka sering mendapati diri mereka diperkaya oleh cinta dan apresiasi yang muncul sebagai imbalan. Perspektif ini mendorong menjalani kehidupan yang dipenuhi dengan belas kasih dan koneksi, menyoroti bahwa kebahagiaan sejati berasal dari hubungan pengasuhan dan bukan keinginan materi.