Akankah dia selalu menghalangi kita? Ya, kata Ela. Seperti jembatan, dia akan menjadi penghalang di antara kita, bukan tembok.
(Will he always come between us?Yes, said Ela. Like a bridge he'll come between us, not a wall.)
Dalam "Speaker for the Dead" oleh Orson Scott Card, karakter Ela merefleksikan pengaruh seseorang dalam hubungannya, menyatakan bahwa orang tersebut akan selalu hadir. Alih-alih berfungsi sebagai penghalang, mereka diibaratkan sebagai jembatan, yang melambangkan hubungan dan komunikasi antar individu. Hal ini menyoroti kompleksitas hubungan di mana pengaruh-pengaruh tertentu dapat menghubungkan dan memisahkan orang-orang.
Metafora jembatan menunjukkan bahwa meskipun orang tersebut akan selalu ada, mereka memfasilitasi pemahaman, bukan menghalanginya. Perspektif ini menekankan pentingnya menjalani hubungan dengan empati dan keterbukaan, bahkan ketika pengaruh luar tampak besar. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan seperti itu dapat meningkatkan, bukan menghancurkan, ikatan antar manusia.