John Ruskin adalah seorang penulis, kritikus seni, dan pemikir sosial Inggris terkemuka di era Victoria. Ia lahir pada tanggal 8 Februari 1819 di London dan menjadi terkenal karena kontribusi sastranya, khususnya di bidang seni dan arsitektur. Tulisan Ruskin menekankan implikasi moral dan sosial dari seni dan desain, mendesak adanya hubungan antara praktik artistik dan pengalaman manusia yang lebih luas. Karya-karyanya sering mengkritik industrialisasi dan mendorong kembalinya keahlian dan alam. Publikasi terkenal Ruskin, termasuk "Pelukis Modern" dan "Tujuh Lampu Arsitektur", menunjukkan apresiasinya yang mendalam terhadap alam dan pentingnya keindahan dalam seni. Ide-idenya secara signifikan mempengaruhi Gerakan Seni dan Kerajinan, menganjurkan pendekatan yang lebih bijaksana dan etis terhadap seni dan karya. Ia percaya bahwa seni harus mencerminkan kebenaran dan menginspirasi perubahan positif dalam masyarakat. Di luar pekerjaannya sebagai kritikus seni, Ruskin adalah seorang pendidik dan dermawan yang penuh semangat. Dia berupaya memperbaiki kondisi sosial dan fokus pada isu-isu seperti pendidikan, hak-hak buruh, dan pelestarian lingkungan. Warisannya bertahan melalui kritik dan tulisannya yang bijaksana, yang terus menginspirasi seniman, arsitek, dan reformis sosial hingga saat ini.
John Ruskin adalah seorang penulis, kritikus seni, dan pemikir sosial Inggris terkemuka di era Victoria. Ia lahir pada tanggal 8 Februari 1819 di London dan menjadi terkenal karena kontribusi sastranya, khususnya di bidang seni dan arsitektur. Tulisan Ruskin menekankan implikasi moral dan sosial dari seni dan desain, mendesak adanya hubungan antara praktik artistik dan pengalaman manusia yang lebih luas. Karya-karyanya sering mengkritik industrialisasi dan mendorong kembalinya keahlian dan alam.
Publikasi terkenal Ruskin, termasuk "Pelukis Modern" dan "Tujuh Lampu Arsitektur", menunjukkan apresiasinya yang mendalam terhadap alam dan pentingnya keindahan dalam seni. Ide-idenya secara signifikan mempengaruhi Gerakan Seni dan Kerajinan, menganjurkan pendekatan yang lebih bijaksana dan etis terhadap seni dan karya. Ia percaya bahwa seni harus mencerminkan kebenaran dan menginspirasi perubahan positif dalam masyarakat.
Di luar pekerjaannya sebagai kritikus seni, Ruskin adalah seorang pendidik dan dermawan yang penuh semangat. Dia berupaya memperbaiki kondisi sosial dan fokus pada isu-isu seperti pendidikan, hak-hak buruh, dan pelestarian lingkungan. Warisannya bertahan melalui kritik dan tulisannya yang bijaksana, yang terus menginspirasi seniman, arsitek, dan reformis sosial hingga saat ini.