Novel "The Journey of Ibn Fattouma" oleh Naguib Mahfouz mengeksplorasi tema -tema perjalanan dan pencarian makna dalam hidup melalui pengalaman protagonisnya, Ibn Fattouma. Kisah ini membawa pembaca dalam perjalanan melintasi berbagai budaya dan masyarakat, menyoroti pertemuan protagonis dengan berbagai gaya hidup, kepercayaan, dan filosofi. Saat ia bepergian, Ibn Fattouma mencari pemahaman dan pencerahan, merefleksikan sifat keberadaan manusia dan keragaman pengalaman manusia.
Sepanjang petualangannya, narasinya menekankan sifat universal pengaduan sebagai benang merah di antara kemanusiaan. Pengamatan pedih ini menggambarkan bagaimana orang -orang dari latar belakang yang berbeda memiliki perjuangan dan tantangan yang sama dalam hidup. Dengan menghubungkan pengalaman -pengalaman ini, buku ini menggarisbawahi gagasan bahwa, terlepas dari perbedaan budaya, kondisi manusia mengikat kita semua dalam kerinduan kita akan makna dan pemahaman.