Saya sudah mulai membaca buku yang bodoh dan menyebalkan dengan Kerouac, dan saya akan memberikan bola untuk bangun besok di beberapa punggungan kosong dengan kawanan Beatnik yang merumput di tempat terbuka sekitar 200 meter di bawah rumah. Dan kemudian berjongkok dengan boomer besar dan merasakannya di bahu saya dengan aroma minyak dan bubuk dan, kemudian, sedikit darah.
(I have tonight begun reading a stupid, shitty book by Kerouac called , and I would give a ball to wake up tomorrow on some empty ridge with a herd of beatniks grazing in the clearing about 200 yards below the house. And then to squat with the big boomer and feel it on my shoulder with the smell of grease and powder and, later, a little blood.)
Dalam karyanya "The Proud Highway: Saga of a Whickern Southern Gentleman," Hunter S. Thompson mengekspresikan pandangan sinis terhadap sastra, khususnya sebuah buku karya Kerouac yang ia sebut sebagai "bodoh" dan "menyebalkan." Sentimen ini mencerminkan kritik yang lebih luas terhadap norma -norma sosial dan pendirian sastra, mengungkapkan semangat pemberontaknya dan penghinaan terhadap narasi konvensional. Pada saat yang sama, keinginan Thompson untuk melarikan diri ke tempat yang indah dengan "Beatnik" menunjukkan kerinduan untuk keaslian dan kebebasan, sangat kontras dengan batas -batas realitasnya saat ini.
Perikop ini menggambarkan hubungan Thompson yang kompleks dengan generasi beat dan tokoh sastra pada masanya. Kerinduannya untuk terhubung dengan komunitas individu yang bersemangat bebas melambangkan pencarian makna di luar keanehan kehidupan modern. Citra perburuan - dari merasakan pistol di bahunya hingga aroma minyak dan darah yang mendalam - memberikan hubungan primal dengan alam dan keberadaan, sementara juga mengisyaratkan kekacauan yang mendasari yang ia peluk. Secara keseluruhan, kutipan ini menangkap semangat gelisah Thompson dan pencariannya untuk pengalaman yang lebih tulus di tengah kekecewaan sastra.