Dalam "The Divine Invasion" karya Philip K. Dick, The Exploration of Dreams versus Reality adalah tema sentral. Kutipan, "Bukankah mimpi yang indah lebih baik daripada kenyataan yang kejam?" menantang gagasan hidup dalam kebenaran yang tidak menyenangkan ketika alternatifnya mungkin merupakan ilusi yang menghibur. Perspektif ini mengundang pembaca untuk merefleksikan nilai pengalaman subyektif dan keinginan manusia untuk keberadaan yang lebih membangkitkan semangat, bahkan jika itu tidak didasarkan pada kenyataan.
Gagasan ini menimbulkan pertanyaan tentang esensi kebahagiaan dan kepuasan. Banyak yang mungkin lebih suka kenyataan yang indah, meskipun salah, yang menawarkan penghiburan daripada kebenaran keras yang membawa rasa sakit dan penderitaan. Pekerjaan Dick mendorong perenungan yang lebih dalam dari prioritas kita, menyoroti bagaimana pengejaran makna sering membuat individu mencari hiburan dalam mimpi yang membawa sukacita, terlepas dari potensi konsekuensi dari meninggalkan kenyataan.