Seolah-olah kita terjebak dalam permainan yang tidak ada habisnya, hidup kita bergantung pada pelemparan dadu atau pergantian kartu.
(It is as if we are trapped in a never-ending game, our lives hinging on the roll of a dice or the turn of a card.)
Kutipan dari "Night of the Dragon" karya Richard A. Knaak merangkum perasaan terjerat dalam keadaan di luar kendali kita, menyamakan kehidupan dengan permainan untung-untungan. Gambaran pelemparan dadu atau pergantian kartu menunjukkan bahwa nasib kita tidak pasti dan ditentukan oleh keacakan, menekankan ketidakpastian keberadaan kita.
Metafora ini selaras dengan perjuangan yang dihadapi individu ketika menjalani kehidupan mereka, di mana setiap keputusan dapat membawa hasil yang tidak terduga. Hal ini menyoroti kerapuhan pengalaman manusia, dan menunjukkan bahwa terkadang kita hanya memiliki keberuntungan untuk membimbing kita melalui perjalanan kita.