Dalam novel Philip K. Dick "Dr. Bloodmoney," sang protagonis mengekspresikan kerinduan untuk solusi teknologi untuk masalah pribadi mereka. Saran mesin di Berkeley sebagai sarana keselamatan mencerminkan keinginan untuk otomatisasi untuk menghilangkan kesulitan keberadaan. Gagasan menarik ini menyoroti persimpangan teknologi dan pengalaman manusia, menekankan harapan dalam kemajuan modern.
Kutipan ini merangkum tema buku yang lebih luas, di mana tantangan kehidupan disandingkan dengan potensi inovasi. Ini mengundang pembaca untuk mempertimbangkan peran mesin dan otomatisasi dalam menangani tidak hanya masalah individu, tetapi dilema sosial yang lebih besar. Secara keseluruhan, ini menimbulkan pertanyaan tentang ketergantungan pada teknologi dan dampaknya pada kehidupan manusia.