Mungkin merupakan hal yang manusiawi jika kita melihat keindahan seperti itu dan gagal untuk merangkumnya.
(Perhaps it is a human thing, to look upon such beauty and fail to encompass it.)
Kutipan dari buku Robin McKinley "Pegasus" berbicara tentang perjuangan abadi manusia untuk sepenuhnya memahami dan menghargai keindahan yang mengelilingi kita. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kita memiliki kapasitas untuk merasa takjub dan kagum, ada keterbatasan bawaan dalam memahami esensi keindahan tersebut. Sentimen ini mencerminkan tema umum dalam sastra, di mana para tokoh berusaha memahami hal-hal luar biasa namun mendapati diri mereka terbebani oleh kedalamannya.
Gagasan ini selaras dengan pengalaman kita sehari-hari, di mana momen-momen indah terasa cepat berlalu dan sulit dipahami. Hal ini menyoroti gagasan bahwa meskipun kita mungkin mengagumi dan terinspirasi oleh keindahan, namun untuk benar-benar merangkum maknanya sering kali masih di luar jangkauan. Refleksi pengalaman manusia ini berfungsi sebagai pengingat untuk merangkul keindahan, meskipun kita tidak dapat sepenuhnya memahaminya.