Ingat, aku satu-satunya orang yang dibayar untuk bersikap baik padamu. Tapi tidak terlalu bagus. Beri aku bibir apa pun dan aku akan mematahkan wajahmu. OKE?
(Remember, I'm the only person her who's paid to be nice to you. But not too nice. Give me any lip and I'll break your face. OK?)
Dalam "Ender's Game" karya Orson Scott Card, seorang karakter menyampaikan pesan yang kuat tentang dinamika hubungan yang hadir dalam interaksi mereka. Pembicara menggarisbawahi kewajiban mereka untuk bersikap ramah, menyarankan tugas profesional untuk menjaga sikap yang menyenangkan. Namun, kesopanan ini diimbangi dengan peringatan yang jelas terhadap sikap tidak hormat, yang menunjukkan bahwa batasan-batasan itu ada dan dapat dilanggar jika terprovokasi. Hal ini membentuk dinamika kekuatan yang tidak seimbang di mana kebaikan bersifat kondisional.
Kutipan ini merangkum tema otoritas dan kendali dalam cerita. Meskipun di permukaan, pembicaranya bernada ramah, namun ancaman yang mendasarinya mengungkapkan kenyataan yang lebih mengancam. Penjajaran antara kebaikan dan agresi berfungsi sebagai pengingat bahwa kekuasaan dapat digunakan melalui keramahan dan intimidasi, yang mencerminkan kompleksitas interaksi manusia dalam lingkungan dengan tekanan tinggi seperti yang digambarkan dalam buku ini.