diam. Walter telah membaca lagi hari itu buku mitos kesayangannya dan dia teringat bagaimana dia pernah membayangkan Pied Piper turun dari lembah pada suatu malam.

diam. Walter telah membaca lagi hari itu buku mitos kesayangannya dan dia teringat bagaimana dia pernah membayangkan Pied Piper turun dari lembah pada suatu malam.


(silent. Walter had been reading again that day in his beloved book of myths and he remembered how he had once fancied the Pied Piper coming down the valley on an evening)

(0 Ulasan)

Walter menghabiskan harinya dengan asyik dengan buku mitos yang disayanginya, tenggelam dalam cerita-cerita yang selaras dengannya. Ada satu kenangan yang menonjol, membangkitkan gambaran jelas tentang Pied Piper yang legendaris sedang berjalan menuruni lembah di bawah langit malam. Kenangan nostalgia ini mencerminkan imajinasinya dan cara sastra menginspirasi impian masa mudanya.

Dalam "Rainbow Valley", L.M. Montgomery menangkap esensi imajinasi melalui refleksi Walter. Kemampuannya untuk membayangkan tokoh magis seperti Pied Piper menunjukkan dampak mendalam cerita terhadap kreativitas dan persepsi seseorang terhadap dunia. Melalui pemikiran Walter, pembaca diajak untuk mengeksplorasi perpaduan antara realitas dan fantasi dalam kehidupannya masing-masing.

Page views
206
Pembaruan
November 02, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.