Dalam "Maisie Dobbs" oleh Jacqueline Winspear, metafora simpul di kayu menggambarkan pentingnya cerita dan pengalaman dalam membentuk kehidupan kita. Ketika sebuah simpul dilepas, ia meninggalkan kekosongan atau lubang, mendorong refleksi tentang cara mengatasi kekosongan itu. Metafora ini menekankan gagasan bahwa setiap pengalaman bermakna, bahkan yang sulit.
Selain itu, kutipan menunjukkan bahwa ketidakhadiran yang ditinggalkan oleh simpul yang dihapus merupakan tanggung jawab pribadi. Ini menantang pembaca, terutama Maisie, untuk mempertimbangkan bagaimana mereka akan merekonstruksi atau menemukan tujuan dalam kekosongan yang diciptakan oleh kehilangan atau perubahan. Mengambil tanggung jawab atas lubang dalam hidup kita mendorong kita menuju pertumbuhan dan pemahaman.