Ketika saya tidak menyukai nama suatu tempat atau seseorang, saya selalu membayangkan nama baru dan selalu menganggapnya demikian.

Ketika saya tidak menyukai nama suatu tempat atau seseorang, saya selalu membayangkan nama baru dan selalu menganggapnya demikian.


(When I don't like the name of a place or a person I always imagine a new one and always think of them so.)

(0 Ulasan)

Kutipan tersebut mencerminkan semangat imajinatif pembicara yang lebih suka mengganti nama tempat atau orang ketika tidak menyukai nama aslinya. Kecenderungan ini menunjukkan keinginan untuk melakukan kontrol atas persepsi dan pengalaman seseorang dengan menciptakan konteks yang lebih menyenangkan atau menarik. Dengan melakukan ini, individu dapat membentuk kembali interaksinya dengan dunia sekitar dengan cara yang dirasa lebih cocok atau menyenangkan.

Dalam konteks "Anne of Green Gables" karya L.M. Montgomery, ide ini selaras dengan perjalanan penemuan jati diri dan kreativitas sang protagonis. Anne Shirley, yang dikenal karena imajinasinya yang jelas, sering kali mengubah lingkungannya dengan memberinya nama dan makna baru. Tindakan penggantian nama ini menjadi alat yang ampuh untuk mendefinisikan identitas dan menemukan keindahan dan kegembiraan dalam ketidaksempurnaan hidup.

Page views
119
Pembaruan
November 03, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.