Mencapai kesetaraan gender memerlukan keterlibatan perempuan dan laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki. Ini adalah tanggung jawab semua orang.

Mencapai kesetaraan gender memerlukan keterlibatan perempuan dan laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki. Ini adalah tanggung jawab semua orang.


(Achieving gender equality requires the engagement of women and men, girls and boys. It is everyone's responsibility.)

📖 Ban Ki-moon

 |  👨‍💼 Pemimpin

(0 Ulasan)

Kutipan dari Ban Ki-Moon ini merangkum kebenaran mendasar tentang upaya mencapai kesetaraan gender: ini bukan tugas perempuan saja, tapi tugas semua anggota masyarakat tanpa memandang jenis kelamin atau usia. Seringkali, kesetaraan gender disalahartikan sebagai persoalan perempuan saja, padahal kemajuan sebenarnya hanya bisa dicapai melalui upaya kolektif yang melibatkan semua orang, termasuk laki-laki dan anak laki-laki. Pendekatan holistik ini memupuk rasa hormat, saling pengertian, dan inklusif, membuka jalan bagi masyarakat di mana peluang, hak, dan tanggung jawab benar-benar setara.

Pentingnya melibatkan seluruh anggota masyarakat sangatlah penting. Laki-laki dan anak laki-laki secara tradisional memegang posisi berkuasa, dan partisipasi aktif mereka dalam memperjuangkan kesetaraan gender dapat menghilangkan stereotip yang mengakar dan hambatan sistemik. Demikian pula, memberdayakan perempuan dan anak perempuan untuk bersuara dan berpartisipasi akan memperkaya proses dan inovasi masyarakat. Mengakui bahwa setiap individu mempunyai peran untuk dimainkan menekankan tanggung jawab bersama dan mendorong kolaborasi proaktif.

Lebih lanjut, kutipan tersebut menyoroti aspek pendidikan kesetaraan gender, yang menunjukkan bahwa kesadaran dan keterlibatan harus dimulai sejak dini. Mengajari anak laki-laki dan perempuan tentang kesetaraan sejak usia muda akan membangun landasan empati dan kesetaraan yang meresap ke dalam masyarakat seiring dengan pertumbuhan mereka. Pada akhirnya, kesetaraan gender sangat diperlukan untuk pembangunan berkelanjutan, perdamaian, dan keadilan sosial. Hal ini memerlukan komitmen setiap orang untuk mendefinisikan kembali norma, kebijakan, dan perilaku yang melanggengkan diskriminasi. Upaya kolektif seperti ini membuat visi dunia yang adil dan setara dapat dicapai.

Page views
106
Pembaruan
Mei 28, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.