Setelah mengetahui upaya yang gagal untuk meretas pendaftaran pemilih online dan Halaman Pemilih Saya, kantor saya menghubungi Departemen Keamanan Dalam Negeri dan membuka penyelidikan.
(After learning of a failed attempt to hack the state's online voter registration and My Voter Page, my office contacted the Department of Homeland Security and opened an investigation.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya keamanan siber dalam menjaga proses demokrasi. Respons proaktif, yang mencakup pemberitahuan kepada pihak berwenang dan menyelidiki pelanggaran tersebut, menunjukkan komitmen untuk memastikan integritas pemilu. Serangan siber terhadap sistem pendaftaran pemilih menimbulkan ancaman yang signifikan, berpotensi merusak kepercayaan publik dan merusak pemilu yang bebas dan adil. Hal ini menggarisbawahi perlunya kewaspadaan terus-menerus dan langkah-langkah keamanan yang kuat untuk melindungi data sensitif dan menjaga kepercayaan terhadap infrastruktur pemilu.