Art Nouveau mengambil inspirasi dari alam. Bauhaus mendapat inspirasi dari bidang teknik.
(Art Nouveau drew inspiration from nature. The Bauhaus drew inspiration from engineering.)
Kutipan ini menyoroti perbedaan mendasar dalam filosofi di balik dua gerakan desain yang berpengaruh. Art Nouveau, yang berkembang pada pergantian abad ke-20, menekankan bentuk organik, pola rumit, dan integrasi organik antara seni dan alam. Penciptanya berusaha meniru garis mengalir, pertumbuhan, dan harmoni alam, sehingga menghasilkan desain yang membangkitkan rasa keindahan dan keahlian organik. Sebaliknya, gerakan Bauhaus, yang didirikan pada awal abad ke-20 di Jerman, berakar pada kepraktisan, fungsi, dan perpaduan seni dengan kemajuan teknologi yang sedang berkembang. Ini mengambil inspirasi dari prinsip-prinsip teknik, menekankan garis-garis yang bersih, kesederhanaan, dan teknik produksi massal yang bertujuan untuk membuat desain yang baik dapat diakses oleh semua orang.
Hal yang menarik dari perbedaan ini adalah bagaimana setiap gerakan mencerminkan prioritas masyarakat dan pandangan dunia yang berbeda. Hubungan Art Nouveau dengan alam menunjukkan keinginan untuk menemukan keindahan dan harmoni dalam lingkungan alam, mungkin sebagai respons terhadap industrialisasi yang pesat. Ia berupaya menciptakan seni yang melengkapi dan menyempurnakan alam, menekankan seni buatan tangan dan bentuk organik.
Sebaliknya, fokus Bauhaus pada bidang teknik menandakan pergeseran ke arah modernisasi, efisiensi, dan fungsionalitas, selaras dengan tuntutan era industri. Perusahaan ini memperjuangkan penggunaan material baru, teknologi, dan metode produksi terstandarisasi untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari.
Kedua pendekatan tersebut sangat mempengaruhi desain kontemporer, namun keduanya berfungsi sebagai pengingat bahwa inspirasi dapat berasal dari alam atau dari kecerdikan manusia dan kemajuan teknologi. Menyadari dikotomi ini membantu kita mengapresiasi beragam asal usul ide-ide kreatif dan cara ide-ide tersebut membentuk lingkungan kita.
---P. J.O'Rourke---