Sebelum Anda masuk ke dalam pikiran, Anda harus menghuni fisik. Bahasa tubuh adalah cara yang bagus untuk berbicara.
(Before you get into the mind, you have to inhabit the physicality. Body language is a great way of speaking.)
Kutipan ini menekankan pentingnya kehadiran fisik dan komunikasi nonverbal dalam memahami dan berhubungan dengan orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan mental yang sebenarnya dimulai dengan perwujudan fisik, menyoroti bagaimana bahasa tubuh dapat menyampaikan emosi, niat, dan keaslian, seringkali lebih kuat daripada kata-kata saja. Mengenali tubuh sebagai wadah untuk berekspresi menumbuhkan kesadaran yang lebih dalam dalam berinteraksi, mendorong kita untuk memperhatikan isyarat non-verbal untuk benar-benar memahami dan berempati dengan orang lain.