Kandidat Obama sangat naif atau sengaja tidak jujur ​​ketika dia bersumpah untuk mengubah cara kerja Washington. Janji Harapan dan Perubahan berakar dari pencabutan modus operandi Washington. Namun alih-alih menolaknya, ia menerima semuanya - kerahasiaan, pintu tertutup, bantuan politik, kelalaian yang hampir bersifat kriminal.

Kandidat Obama sangat naif atau sengaja tidak jujur ​​ketika dia bersumpah untuk mengubah cara kerja Washington. Janji Harapan dan Perubahan berakar dari pencabutan modus operandi Washington. Namun alih-alih menolaknya, ia menerima semuanya - kerahasiaan, pintu tertutup, bantuan politik, kelalaian yang hampir bersifat kriminal.


(Candidate Obama was either exceptionally naive or willfully disingenuous when he vowed to change the way Washington works. The very promise of Hope and Change was rooted in uprooting the Washington modus operandi. But instead of rejecting it, he embraced it all - the secrecy, the closed doors, the political favors, the near - criminal negligence.)

📖 Reince Priebus

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini mencerminkan skeptisisme yang mendalam terhadap janji-janji kampanye Presiden Obama versus realitas tindakannya setelah menjabat. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen untuk mengubah lanskap politik didasarkan pada idealisme yang naif atau merupakan bentuk ketidakjujuran yang diperhitungkan. Ungkapan 'Harapan dan Perubahan' bergema secara luas, melambangkan keinginan untuk melakukan perombakan politik yang berakar pada transparansi, kejujuran, dan akuntabilitas. Namun, kritik tersebut menunjukkan bahwa alih-alih membongkar praktik kerahasiaan, pilih kasih, dan kelalaian yang lazim terjadi di Washington, pemerintah tampaknya melanjutkan atau bahkan merangkul elemen-elemen tersebut. Keterputusan antara retorika dan kenyataan menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas slogan dalam kampanye politik ketika tidak ada perubahan nyata. Komentar seperti ini menggarisbawahi sinisme yang dapat meresap ke dalam wacana politik ketika ekspektasi tinggi namun hasil yang dirasakan tidak sesuai harapan. Hal ini juga menyoroti tantangan yang sedang berlangsung dalam politik Amerika: kesulitan menerjemahkan janji-janji reformasi menjadi tindakan nyata yang membongkar permasalahan sistemik. Pada akhirnya, kutipan tersebut menantang pemerintah dan para pemilih untuk mempertimbangkan apakah perubahan sejati dapat dilakukan dalam struktur kekuasaan yang ada atau apakah janji-janji tersebut seringkali hanya sekedar optik politik dan tidak memiliki substansi di baliknya.

Page views
28
Pembaruan
Juni 27, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.