Warga kulit hitam yang tak terhitung jumlahnya di Selatan tidak bisa memilih. Mereka adalah warga negara kelas dua dari buaian sampai liang kubur. Diskriminasi yang terjadi sangat mengerikan dan brutal.

Warga kulit hitam yang tak terhitung jumlahnya di Selatan tidak bisa memilih. Mereka adalah warga negara kelas dua dari buaian sampai liang kubur. Diskriminasi yang terjadi sangat mengerikan dan brutal.


(Countless black citizens in the South couldn't vote. They were second-class citizens from cradle to grave. The discrimination was terrible, brutal.)

πŸ“– John Doar

🌍 Amerika  |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Pengacara

πŸŽ‚ December 3, 1921  β€“  ⚰️ November 11, 2014
(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti babak kelam dalam sejarah di mana rasisme sistemik mengakar kuat di Amerika Serikat bagian Selatan. Tindakan represif yang menghalangi warga kulit hitam untuk memilih tidak hanya menghilangkan suara politik mereka tetapi juga martabat kemanusiaan mereka yang mendasar. Diturunkan ke status kelas dua sejak lahir berarti mengalami diskriminasi seumur hidup, ketidaksetaraan hak, dan marginalisasi masyarakat. Ketidakadilan yang meluas menciptakan siklus yang melanggengkan kesenjangan antar generasi. Kebrutalan dan parahnya praktik diskriminatif ini menunjukkan sejauh mana segregasi dan penindasan rasial dinormalisasi pada era tersebut, sehingga memengaruhi setiap aspek kehidupan orang kulit hitam Amerika. Perjuangan untuk hak-hak sipil dan kesetaraan telah melibatkan individu-individu pemberani yang mempertaruhkan segalanya untuk menantang struktur yang menindas ini. Memahami sejarah ini sangat penting untuk menghargai besarnya kemajuan yang dicapai dan menyadari bahwa perjuangan melawan ketidakadilan rasial sedang berlangsung. Menyadari luka masa lalu ini membantu menumbuhkan empati dan menggarisbawahi pentingnya melindungi kebebasan sipil dan hak asasi manusia bagi semua orang, tanpa memandang ras. Merefleksikan klaim-klaim tersebut menekankan perlunya refleksi, reformasi, dan ingatan masyarakat secara terus-menerus, memastikan bahwa generasi mendatang belajar dari kekejaman ini dan mengakui pentingnya keadilan dan kesetaraan.

---John Doar---

Page views
1,068
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.