Elizabeth berbaring telungkup di atas meja pijat, dan membiarkan Marco menghilangkan stres hari kerja dengan jari-jarinya yang tegas dan penuh pengertian. Kesuksesan, dia memutuskan, sering kali merupakan soal mengetahui kapan harus bersantai.

Elizabeth berbaring telungkup di atas meja pijat, dan membiarkan Marco menghilangkan stres hari kerja dengan jari-jarinya yang tegas dan penuh pengertian. Kesuksesan, dia memutuskan, sering kali merupakan soal mengetahui kapan harus bersantai.


(Elizabeth lay face-down on the massage table, and allowed Marco to relieve the stress of the business day with firm and knowing fingers. Success, she decided, was often a matter of knowing when to relax.)

πŸ“– Barbara Taylor Bradford

🌍 Bahasa inggris  |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Novelis

πŸŽ‚ May 5, 1933
(0 Ulasan)

Dalam novel "Being Elizabeth" karya Barbara Taylor Bradford, Elizabeth mencari hiburan dari tekanan kehidupan kerjanya yang sibuk. Berbaring telungkup di atas meja pijat, dia menemukan kenyamanan dan relaksasi melalui tangan terampil Marco, yang meredakan stresnya dengan teknik pijat ahlinya. Momen penangguhan hukuman ini memungkinkannya untuk merenungkan pentingnya menyeimbangkan kerja keras dengan kebutuhan untuk bersantai.

Elizabeth merefleksikan gagasan bahwa mencapai kesuksesan melibatkan kesadaran akan perlunya istirahat untuk meremajakan diri. Kesadaran ini menggarisbawahi tema yang lebih luas dalam cerita ini tentang pentingnya perawatan diri di tengah tantangan karir yang menuntut.

Page views
134
Pembaruan
November 06, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.