Untuk sebagian besar masa dewasa saya, saya adalah seorang penulis lepas, selamanya berebut pekerjaan yang bayarannya tidak seberapa.
(For the vast majority of my adult life, I was a freelance writer, forever scrambling for work that paid an insulting non-amount.)
Kutipan ini menyoroti perjuangan yang sering diabaikan yang dihadapi oleh para profesional freelance. Hal ini mencerminkan ketidakamanan dan upaya terus-menerus yang diperlukan untuk mempertahankan karier di luar pekerjaan tradisional. Banyak pekerja lepas mengalami perasaan ketidakpastian yang serupa, bekerja tanpa lelah untuk mendapatkan kompensasi yang hampir tidak mencerminkan keterampilan dan usaha mereka. Hal ini mengingatkan kita akan ketahanan yang dibutuhkan untuk mengejar pekerjaan yang didorong oleh passion dan pentingnya kompensasi dan pengakuan yang adil dalam karir tersebut.