Tuhan memegang kendali. Ketika saya menyerahkan rasa sakit, kesedihan, dan stres saya kepada-Nya, alih-alih mengkhawatirkannya, saya mendapati hidup saya jauh lebih bahagia.
(God is in control. When I turn my pain, sadness and stresses over to Him, instead of worrying about them, I find I live a much happier life.)
Kutipan ini menekankan pentingnya menyerahkan beban kita kepada kekuatan yang lebih tinggi. Ini menyoroti kedamaian yang datang dari kepercayaan pada kendali ilahi daripada diliputi oleh stres dan kesedihan. Dengan melepaskan kekhawatiran dan menaruh iman kepada Tuhan, kita dapat merasakan kebahagiaan dan kebebasan emosional yang lebih besar. Hal ini mengingatkan kita bahwa meskipun hidup ini penuh tantangan, melepaskan kendali dan memercayai bimbingan spiritual dapat membawa kita pada kehidupan yang lebih memuaskan dan tenteram. Merangkul perspektif ini dapat membantu individu menemukan kenyamanan di tengah ketidakpastian hidup, mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian dalam perjuangan kita.