Dia bisa punya teman. Itu adalah orang tua yang tidak bisa dia miliki.
(He can have friends. It's parents he can't have.)
Dalam "Ender's Game" oleh Orson Scott Card, kutipan "Dia bisa punya teman. Dia tidak bisa punya orang tua" menyoroti isolasi emosional dari protagonis, Ender Wiggin. Pernyataan ini mencerminkan perjuangannya untuk menyeimbangkan hubungan pribadi dengan ekspektasi yang diberikan kepadanya oleh figur otoritas. Hubungan Ender dengan teman sebaya lebih mudah dikelola, namun hubungannya dengan figur orang tua penuh dengan tekanan dan kekecewaan.
Sentimen ini menggarisbawahi tema yang lebih besar dalam buku ini: konflik antara identitas individu dan ekspektasi masyarakat. Perjalanan Ender menggambarkan bagaimana tidak adanya dukungan tulus dari orang tua dapat menimbulkan perasaan terasing, bahkan ketika ia menjalin ikatan dengan orang lain. Pada akhirnya, kutipan tersebut menangkap esensi perjuangan internal Ender saat ia menghadapi tantangan kepemimpinan, persahabatan, dan upaya untuk diterima.