Aku benar-benar percaya kalau aku berperilaku baik dan mendapat nilai A dan cukup baik, aku bisa menyelamatkan nyawa ayahku. Dan setiap kali dia terkena serangan jantung, saya tahu apa yang telah saya lakukan yang menyebabkannya.

Aku benar-benar percaya kalau aku berperilaku baik dan mendapat nilai A dan cukup baik, aku bisa menyelamatkan nyawa ayahku. Dan setiap kali dia terkena serangan jantung, saya tahu apa yang telah saya lakukan yang menyebabkannya.


(I actually believed if I behaved myself and if I made straight A's and if I was good enough, I could save my dad's life. And every single time he had a heart attack, I knew what I had done that caused it.)

📖 Mary Steenburgen

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini mengungkapkan rasa tanggung jawab dan rasa bersalah yang mendalam yang dapat berkembang dalam diri seorang anak ketika krisis kesehatan orang tua terjadi. Hal ini menyoroti bagaimana anak-anak kadang-kadang menginternalisasi pergumulan keluarga, percaya bahwa tindakan mereka dapat mempengaruhi kesehatan orang yang dicintai. Dinamika seperti itu dapat menimbulkan perasaan disalahkan dan tertekan, sehingga berdampak pada kesejahteraan emosional. Mengenali pola ini sangat penting untuk memahami psikologi keluarga dan menawarkan dukungan yang tepat. Hal ini juga menggarisbawahi pentingnya komunikasi dan batasan yang jelas dalam keluarga untuk mencegah rasa bersalah yang salah tempat.

Page views
0
Pembaruan
Januari 16, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.