Saya yakin tidak ada pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh sains tentang alam semesta fisik.
(I believe there are no questions that science can't answer about a physical universe.)
Pernyataan tersebut menggarisbawahi keyakinan mendalam pada kekuatan penyelidikan ilmiah untuk mengungkap kebenaran realitas fisik kita. Hal ini mencerminkan pandangan optimis bahwa melalui pengamatan, eksperimen, dan penalaran yang sistematis, manusia pada akhirnya dapat memahami segala sesuatu tentang cara kerja fundamental alam semesta. Perspektif ini secara historis dikaitkan dengan Pencerahan dan revolusi ilmiah, menandai penyimpangan dari ketergantungan pada takhayul atau penjelasan ilahi. Dengan menerapkan metode ilmiah, umat manusia telah mencapai kemajuan luar biasa—mengungkap misteri alam semesta, memahami proses biologis yang kompleks, dan mengembangkan teknologi yang mengubah kehidupan sehari-hari.
Namun, meskipun keyakinan akan kelengkapan jawaban ilmiah dapat menginspirasi, hal ini juga mengundang introspeksi terhadap keterbatasan yang melekat pada pengetahuan manusia. Ada beberapa fenomena – misalnya kesadaran, sifat waktu, atau asal usul alam semesta – di mana sains menghadapi pertanyaan mendalam yang menantang pemahaman kita saat ini. Selain itu, pertanyaan mengenai implikasi etika, filosofis, dan eksistensial dari penemuan ilmiah juga berada di luar pengawasan empiris.
Kutipan ini dengan penuh semangat mendukung masa depan di mana kemajuan ilmu pengetahuan terus berlanjut tanpa hambatan, mendorong rasa ingin tahu dan ketekunan. Hal ini mengajak kita untuk mempertimbangkan alam semesta yang diatur oleh hukum-hukum yang dapat ditemukan, di mana penyelidikan yang terus-menerus dapat menjembatani kesenjangan dalam pemahaman kita. Namun demikian, penting untuk diingat bahwa perjalanan penjelajahan alam semesta masih terus berlangsung, dan kesadaran akan keterbatasan kita saat ini semakin mendorong rasa ingin tahu dan inovasi. Pada dasarnya, perspektif ini mendorong pola pikir ilmiah—pola pikir yang menghargai penjelasan, validasi, dan pencarian pengetahuan tanpa henti.
---Stephen Hawking---