Saya tidak mempunyai kebutuhan finansial, dan saya tidak terlalu berbakat dalam menjalin hubungan. Saya mungkin lebih menyukai apa yang kita pikirkan tentang anak laki-laki: sulit dijabarkan dan tidak berkomitmen.

Saya tidak mempunyai kebutuhan finansial, dan saya tidak terlalu berbakat dalam menjalin hubungan. Saya mungkin lebih menyukai apa yang kita pikirkan tentang anak laki-laki: sulit dijabarkan dan tidak berkomitmen.


(I didn't have a financial need, and I wasn't very gifted at relationships. I probably was more like what we think of boys as being: hard to pin down and wary of commitment.)

📖 Candice Bergen

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan dari Candice Bergen ini menawarkan refleksi mendalam mengenai identitas dan ekspektasi yang melekat pada peran gender, khususnya yang diproyeksikan pada anak laki-laki. Ini menyoroti pengakuan pribadi atas perjuangan dan karakteristik seseorang dalam kaitannya dengan stereotip masyarakat. Bergen mengakui kurangnya kebutuhan finansial dan keterampilan dalam menjalin hubungan, yang sering dipandang sebagai aspek penting dalam kehidupan dewasa dan kesuksesan pribadi. Yang paling menonjol adalah perbandingannya dengan gambaran konvensional tentang anak laki-laki yang sulit dipahami dan curiga terhadap komitmen, yang menunjukkan bahwa kepribadiannya—atau mungkin persepsinya tentang komitmen—selaras dengan sifat-sifat ini.

Kutipan tersebut mengajak kita untuk mempertimbangkan seberapa besar perilaku kita dipengaruhi atau bahkan dibatasi oleh ekspektasi budaya. Dengan menyamakan sifatnya dengan stereotip gender, Bergen secara halus menantang gagasan bahwa ketersediaan emosional atau kemampuan finansial adalah sifat yang terikat gender. Hal ini membuka pintu untuk mempertanyakan bagaimana asumsi masyarakat dapat membentuk kesadaran diri dan perilaku individu. Mungkin dia sedang mengisyaratkan adanya kesamaan yang tidak disadari antara gender ketika label-label dalam masyarakat telah disingkirkan.

Lebih jauh lagi, ungkapan “sulit untuk dijabarkan dan diwaspadai terhadap komitmen” sangat bergema karena perasaan ini tidak hanya terjadi pada anak laki-laki atau perempuan, namun merupakan pengalaman universal manusia. Perjuangan untuk terhubung, terbuka, atau mempertahankan komitmen adalah sesuatu yang dihadapi banyak orang, tanpa memandang gender. Melalui pengakuan jujur ​​ini, Bergen memupuk rasa empati dan pengertian, mengakui kompleksitas manusia tanpa menghakimi.

Pada akhirnya, kutipan ini berfungsi sebagai pengingat halus untuk melihat melampaui kotak stereotip, mengenali kerentanan bersama, dan menghargai individualitas tanpa prasangka.

Page views
62
Pembaruan
Juni 07, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.