Saya menyadari bahwa satu-satunya cara untuk mengendalikan kesedihan ini adalah dengan tidak memikirkannya sama sekali, yang hampir sama menyakitkannya dengan kehilangan itu sendiri.
(I found that the only way I could control this sorrow was not to think of {it} at all, which was almost as painful as the loss itself.)
Kutipan tersebut mencerminkan rasa duka mendalam yang terkait dengan kehilangan, menunjukkan bahwa metode koping pembicara melibatkan upaya untuk menekan pikiran dan perasaan mereka. Penghindaran ini menyoroti pergulatan antara keinginan untuk mengingat dan rasa sakit yang ditimbulkan oleh kenangan tersebut. Hal ini menggambarkan kompleksitas kesedihan, di mana upaya mengendalikan emosi dapat berujung pada pertarungan internal yang sama sulitnya dengan menghadapi kebenaran dari kehilangan itu sendiri.
Dalam "Beauty: A Retelling of the Story of Beauty and the Beast," Robin McKinley mengeksplorasi tema cinta, kehilangan, dan ketahanan emosional. Perjalanan sang protagonis menunjukkan bagaimana menghadapi kesedihan terkadang terasa tak tertahankan, membuat individu memilih untuk mengalihkan perhatian atau menyangkal. Kutipan yang menyentuh ini menangkap esensi kerentanan manusia dalam menghadapi patah hati dan upaya apa yang dilakukan seseorang untuk melindungi diri dari rasa sakit.