Saya mempunyai kemampuan untuk memanjakan anak-anak saya dengan apa pun yang mereka inginkan, namun saya memilih untuk tidak melakukannya karena mereka harus memahami nilai kerja keras.
(I have the means to spoil my kids with whatever they want, but I choose not to because they have to understand the value of hard work.)
Kutipan ini menggarisbawahi pentingnya mengajarkan tanggung jawab dan ketahanan kepada anak-anak. Memanjakan anak dapat melemahkan pemahaman mereka tentang usaha dan prestasi, sehingga berujung pada pemberian hak. Dengan memilih untuk tidak memanjakan diri, orang tua menanamkan pelajaran hidup yang penting bahwa kesuksesan sering kali datang melalui ketekunan dan usaha. Hal ini menyoroti keseimbangan yang harus ditemukan orang tua antara membekali dan membimbing anak-anak mereka menuju kemandirian dan etos kerja yang kuat.