Saya mengenal koki pastry yang terbebani oleh gagasan untuk mencicipi, alih-alih mengukur, untuk mendapatkan vinaigrette yang seimbang.

Saya mengenal koki pastry yang terbebani oleh gagasan untuk mencicipi, alih-alih mengukur, untuk mendapatkan vinaigrette yang seimbang.


(I know pastry chefs who are overwhelmed by the idea of tasting, rather than measuring, their way to a balanced vinaigrette.)

📖 Samin Nosrat

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti perspektif menarik tentang pentingnya intuisi dan evaluasi sensorik dalam seni kuliner. Banyak profesional kuliner, terutama mereka yang terlatih dalam bidang teknis seperti koki pastry, terkadang menjadi terlalu bergantung pada takaran dan resep yang tepat. Meskipun ketelitian sangat penting dalam memanggang dan teknik memasak tertentu, kutipan ini menunjukkan bahwa penekanan berlebihan pada pengukuran dapat menghambat perkembangan selera koki dan kemampuan mereka untuk menyesuaikan rasa. Mencicipi memungkinkan koki mengandalkan indra dan pengalaman mereka, sehingga mendorong pendekatan yang lebih bernuansa untuk menciptakan hidangan yang seimbang dan harmonis. Saat koki mencicipi vinaigrette mereka, mereka dapat menyesuaikan keasaman, rasa manis, dan bumbu secara intuitif, sehingga memberikan hasil yang lebih baik daripada mengikuti pengukuran ketat secara membabi buta. Idenya menghadirkan pencicipan sebagai bentuk ekspresi dan penguasaan artistik, bukan sebagai langkah yang harus dilewati demi teknik yang kaku. Hal ini menekankan bahwa menumbuhkan kesadaran sensorik bisa menjadi lebih penting daripada menghafalkan resep—yang merupakan bagian tak terpisahkan dari memasak sebagai sebuah seni. Pendekatan ini mendorong para koki untuk memercayai naluri mereka dan mengembangkan hubungan yang lebih intim dengan bahan-bahan mereka. Lebih jauh lagi, hal ini menggarisbawahi bahwa memasak yang efektif adalah tentang memahami rasa dan menyeimbangkannya, bukan hanya mengikuti instruksi yang ditentukan. Kutipan tersebut pada akhirnya menganjurkan pendekatan seni kuliner yang lebih percaya diri, mudah beradaptasi, dan didorong oleh sensorik, yang dapat memberikan hasil yang lebih autentik dan memuaskan di dapur.

Page views
40
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.