Saya hanya fokus untuk mencapai akhir setiap pertunjukan dan merasa seperti kami telah melakukan pekerjaan dengan baik ketika kami keluar dari panggung. Dan pertunjukan yang sempurna belum tentu membuat penontonnya merasa nyaman. Saya tahu saya telah melakukan pekerjaan saya dengan baik jika saya membuat orang merasa... menarik. Saya ingin membuat mereka sedikit terkejut.
(I'm just focused on getting to the end of each show and feeling like we've done a good job when we walk off stage. And a perfect show isn't necessarily about making the audience feel good. I know I've done my job well if I've made people feel... interesting. I like to leave them a little stunned.)
Kutipan ini menyoroti keinginan seorang seniman untuk menciptakan pertunjukan yang berdampak dan berkesan yang menantang atau mengejutkan penonton, bukan sekadar menghibur. Ini menekankan pentingnya keaslian dan meninggalkan kesan abadi, meskipun itu berarti memancing emosi atau pikiran yang kompleks. Pendekatan ini menghargai kedalaman keterlibatan dibandingkan kebahagiaan yang dangkal, mendorong para pelaku untuk mencapai hubungan bermakna yang menginspirasi rasa ingin tahu dan refleksi.