Aku memperhatikan para aktor dan sebagainya, tapi tidak terlalu banyak. Saya tidak memperhatikan siapa yang menulis.
(I pay attention to the actors and stuff, but not even that much. I don't pay attention to who's writing.)
Kutipan ini menyoroti fokus pada kinerja dibandingkan aspek teknis penulisan. Hal ini menunjukkan bahwa, bagi sebagian orang, karisma dan keahlian para aktor mungkin lebih berpengaruh dibandingkan kualitas skenario atau naskah. Perspektif seperti itu menekankan pentingnya eksekusi dan chemistry di layar, yang berpotensi mengorbankan kedalaman narasi. Hal ini menimbulkan pertanyaan menarik tentang apa yang lebih menarik perhatian penonton—pertunjukan atau cerita—dan bagaimana preferensi pribadi memengaruhi keterlibatan kita dengan media.