Saya pikir sangat penting untuk belajar mengatakan 'Tidak'. Menurut saya, terkadang penting bagi merek atau direktur kreatif untuk belajar mengatakan, 'Ini mungkin sedang tren, tetapi ini tidak tepat bagi kami.'

Saya pikir sangat penting untuk belajar mengatakan 'Tidak'. Menurut saya, terkadang penting bagi merek atau direktur kreatif untuk belajar mengatakan, 'Ini mungkin sedang tren, tetapi ini tidak tepat bagi kami.'


(I think it is very important to learn to say 'No.' I think it is sometimes important for brands or the creative director to learn to say, 'This might be on trend, but it is not right for us.')

📖 Aerin Lauder

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Belajar mengatakan 'Tidak' adalah keterampilan yang penting namun sering diabaikan baik dalam lingkungan pribadi maupun profesional. Hal ini mencerminkan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai, prioritas, dan visi jangka panjang seseorang. Dalam konteks branding atau arahan kreatif, mengatakan 'Tidak' bisa menjadi lebih penting. Industri kreatif penuh dengan tren yang cepat berlalu dan terkadang tidak selaras dengan identitas atau nilai inti suatu merek. Godaan untuk mengikuti tren terbaru bisa jadi kuat, terutama ketika pesaing atau tekanan pasar mendorong adanya penyesuaian. Namun, menolak momentum tersebut dengan secara yakin menyatakan bahwa suatu tren tidak tepat untuk merek Anda akan menjaga keaslian dan integritas. Hal ini menunjukkan tujuan yang jelas dan menumbuhkan kepercayaan di antara konsumen yang menghargai kejujuran dan konsistensi.

Terlebih lagi, kemampuan untuk mengatakan 'Tidak' bukan hanya sekedar menolak ide; ini juga melibatkan pengambilan keputusan proaktif untuk fokus pada apa yang benar-benar selaras dengan visi Anda. Kearifan ini melindungi tim kreatif dari melemahkan pesan mereka dan membantu mengukir identitas unik dalam lanskap yang ramai. Hal ini mendorong pemikiran strategis—menilai apakah suatu inisiatif baru menambah nilai atau sekadar mengikuti tren demi aktivitas.

Dalam kepemimpinan, keterampilan ini menggambarkan kepercayaan diri dan keyakinan. Hal ini memberi sinyal kepada anggota tim dan pemangku kepentingan bahwa keputusan dibuat dengan bijaksana, dengan memprioritaskan kualitas daripada kuantitas. Seiring waktu, praktik ini menumbuhkan rasa hormat dan kredibilitas.

Pada akhirnya, menerima kekuatan untuk mengatakan 'Tidak' akan membekali organisasi dan individu dengan disiplin yang dibutuhkan agar tetap setia pada tujuan mereka. Hal ini mendukung pertumbuhan berkelanjutan, keaslian kreatif, dan kesuksesan jangka panjang—semuanya penting dalam lingkungan budaya dan pasar yang terus berkembang.

Page views
43
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.