Saya pikir kita terlalu terpaku pada kategori. Jelas sekali, pasar buku harus mengkategorikan berbagai hal, dan hal ini memudahkan pembaca untuk pergi ke toko buku dan memilih, namun sebagai penulis, ada baiknya untuk menghilangkan semua itu dan membayangkan Anda adalah seorang pendongeng di sekitar api unggun.

Saya pikir kita terlalu terpaku pada kategori. Jelas sekali, pasar buku harus mengkategorikan berbagai hal, dan hal ini memudahkan pembaca untuk pergi ke toko buku dan memilih, namun sebagai penulis, ada baiknya untuk menghilangkan semua itu dan membayangkan Anda adalah seorang pendongeng di sekitar api unggun.


(I think we get too hung up on categories. Obviously, the book market has to categorise things, and it makes it easier for a reader to go into a bookshop and choose, but as a writer, it helps to get rid of all of that and imagine you are a storyteller around a campfire.)

📖 Matt Haig

🌍 Inggris  |  👨‍💼 Novelis

(0 Ulasan)

Kutipan ini menekankan kelancaran penceritaan di luar genre yang kaku. Hal ini mengingatkan kita bahwa cerita bersifat universal dan dapat dibentuk oleh imajinasi penulis tanpa dibatasi pada kategori tradisional. Bagi pembaca, kategori menawarkan panduan yang bermanfaat, namun bagi penulis, merangkul semangat bercerita memungkinkan narasi yang lebih otentik dan tidak terbatas, mengingatkan kita pada berbagi cerita di sekitar api unggun. Hal ini mendorong para kreator untuk melihat lebih dari sekedar label dan fokus pada esensi penceritaan, memupuk kreativitas, dan hubungan yang tulus. —Matt Haig

Page views
0
Pembaruan
Januari 15, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.